Mengenal Berak Berdarah Dan Faktor-faktor Penyebabnya

 

Bagi yang tidak biasa melihat darah, pasti akan ngeri saat melihatnya. Terlebih jika darah tersebut berasal dari badannya sendiri. Nah, jika anda pernah mengalaminya, terutama saat darah keluar dari dubur (saat buang hajat), yang harus anda lakukan adalah segera menghubungi dokter.

Faktor-Faktor Yang Dipertimbangkan Dalam Melakukan Diagnosis

Sebelum memutuskan jenis penyakit penyebab berak berdarah, pastinya dokter akan mempertimbangkan terlebih dahulu faktor-faktor, seperti:

  • Keluhan dan keadaan fisik pasien
  • Pola buang air besar
  • Rasa nyeri yang menyertai
  • Faktor usia dan turunan

Pemeriksaan Yang Dilakukan

Dalam melakukan pemeriksaan terhadap gejala ini, termasuk letak, bentuk penyakit serta kandungan sel-selnya, dapat digunakan metode biopsi. Biopsi adalah pemeriksaan medis dengan mengambil jaringan tubuh. Pemeriksaan lain seperti endoskopi, kolonoskopi, dan atau CT-scan juga dilakukan bilamana diperlukan. Tapi jika hal ini terjadi pada pasien dengan usia lanjut, ada kemungkinan berak berdarah ini sebagai pertanda kanker usus.

Secara kasat mata, saat dokter melakukan pemeriksaan terhadap warna darah serta banyaknya darah yang keluar, maka dapat ditentukan darimana darah tersebut berasal.

  • Jika darah berwarna merah segar, tidak menyatu dengan feses serta kucuran darahnya kencang, maka kemungkinan besar penyebabnya tidak jauh dari permukaan anus, entah itu ada pembuluh darah yang pecah ataupun wasir.
  • Jika darah menyatu dengan feses dan mengakibatkan feses berwarna kehitaman, maka kemungkinan besar masalahnya ada di pangkal usus besar.
  • Jika darah berwarna kehitaman serta berbau sangat amis, kemungkinan terjadi pendarahan di usus halus atau lambung.

Penyakit Yang Terkait Dengan Gejala Berak Berdarah

Sedangkan untuk kemungkinan jenis penyakit penyebab berak berdarah, diantaranya seperti luka kecil di anus, wasir (hemoroid), infeksi, divertichel, polips, ulcus, kanker usus atau yang lainnya.

  • Wasir atau hemoroid, adalah ketika pembuluh vena di daerah dubur melebar. Persentase terbesar yaitu sebanyak 80% kasus berak berdarah disebabkan oleh penyakit wasir
  • Divertichel, yaitu mukosa yang menonjol melalui lapisan otot (seperti hernia kecil).
  • Polips, adalah sejenis tumor bertangkai yang menempel pada selaput lendir.
  • Ulcus, yaitu luka terbuka pada permukaan kulit
  • Kanker usus, yaitu pertumbuhan sel kanker pada usus besar.
  • Penyakit maag. Penyakit maag yang mengakibatkan pendarahan seperti ini biasanya sudah masuk tahapan kronis. Pendarahan umumnya terjadi di usus dua belas jari. Karakteristik pendarahan akibat maag kronis adalah darah menyatu pada feses dan berwarna merah kehitaman atau merah gelap.
  • Gastritis, yaitu inflamasi (peradangan) di selaput lendir lambung.